Setelah
mempelajari sejarah atom, dapat kita simpulkan bahwa atom bukan unit terkecil,
karena didalam atom terdapat partikel penyusunnya. Yakni :
1.
Elektron yang ditemukan oleh J.J Thomson
2.
Proton yang ditemukan oleh Rutherford
3.
Neutron yang ditemukan oleh J. Chadwick
Masih
berhubungan dengan atom, Kali ini saya akan membahas materi selanjutnya.
A.
Bilangan Kuantum
Bilangan kuantum adalah harga yang menyatakan
keadaan orbital suatu atom. Keadaan atom yang digambarkan oleh bilangan kuantum
ada 4 gengs, yakni :
·
Bilangan kuantum utama (n) yang menyatakan
tingkat energi kulit/atom
·
Bilangan kuantum azimuth (l) yang menyatakan
bentuk orbital
·
Bilangan kuantum magnetic (m) yang menyatakan
orientasi orbital dalam ruang 3D
·
Bilangan kuantum spin (s) yang menunjukkan arah
lintasan electron.
Setelah kita tau apa saja yang digambarkan oleh bilangan
kuantum, berikut akan saya jelaskan kepada kalian bagaimana mencari dan fungsi
dari penggambaran tersebut. Yuk mari disimak!
a.
Bilangan Kuantum Utama
Seperti
yang telah saya bilang, fungsi dari bilangan kuantum utama ialah untuk
menyatakan tingkat energi / kulit atom. Nah, jadi teman-teman atom itu jika
kita bayangkan berbentuk seperti bola yang memiliki banyak lapisan kulit.
Disetiap kulitnya memiliki nama dan harga.
|
Kulit
|
K
|
L
|
M
|
N
|
O
|
|
Nilai (n)
|
1
|
2
|
3
|
4
|
5
|
Atau
ketika kita gambarkan dengan inti atom akan tampak sebagai berikut :
b.
Bilangan Kuantum Azimuth
Bilangan
kuantum azimuth ini menyatakan bentuk orbitalnya teman-teman. Terdapat 4 tanda
orbital atau biasa disebut dengan subkulit untuk bilangan azimuth ini. Akan
saya cantumkan pada table dibawah ini :
Untuk
lebih gampangnya, kita dapat menganalogikan subkulit sebagai tipe rumah, setiap
rumah memiliki bentuknya masing-masing. lalu orbitalnya kita gambarkan sebagai
jumlah kamar yang ada didalam rumah tersebut. Ketentuannya seperti berikut :
·
Tipe rumah S hanya memiliki 1 kamar.
·
Tipe rumah P memiliki 3 kamar.
·
Tipe rumah D memiliki 5 kamar.
·
Tipe rumah F memiliki 7 kamar.
Sama
seperti rumah pada umumnya, orbital s, p, d, dan f juga memiliki rupa rumah
yang berbeda. Berikut penggambaran masing-masing orbital :
c.
Bilangan Kuantum Magnetik
Bilangan
kuantum magnetic ini menggambarkan perilaku electron dalam bidang magnet. Oleh
sebab itu, nilai untuk bilangan magnetic ini ada yang positif, negative, bahkan
ada yang nol. Bilangan kuantum magnetic ini sangat berkaitan dengan orbital
yang terbentuk pada bilangan kuantum azimuth.
d.
Bilangan kuantum spin
Bilangan
ini menunjukkan posisi electron dalam orbital. Bilangan spin lah yang mengatur
posisi electron dalam memasuki orbital. Perlu diingat, disetiap orbital, kita
hanya dapat mengisi 2 elektron. Atau masih dalam analogi tipe rumah, disetiap
kamar penghuninya memiliki batas maksimal sebanyak 2 orang. Pengisian electron
dibilangan kuantum spin dimulai dari electron yang tegak lurus keatas atau
bernilai positif, apabila seluruh orbital telah terisi dengan electron yang
bernilai spin positif, maka posisi electron diubah kebawah atau bernilai spin
negative. Disetiap elektronnya bernilai +/- ½ . (tergantung arah electron
terakhir yang kita gambarkan didalam orbital)
B.
Konfigurasi electron dan Diagram orbital
Penulisan konfigurasi electron dan diagram orbital
berlandaskan dengan 3 prinsip utama, yakni Aufbau, aturan hund, dan aturan
penuh&setengah penuh.
1.
Azas Aufbau
Azas
ini menyatakan bahwa “Pengisian electron dimulai dari subkulit yang
berenergi paling rendah dilanjutkan pada subkulit yang lebih tinggi energinya.”
Seperti yang sudah saya jelaskan pada sub spin, disetiap orbital hanya dapat
terisi oleh 2 elektron. Aturan ini mngatur sedemikian rupa bagaimana urutan
pengisian electron dengan tanda sebagai berikut :
Sehingga
ketika kita uraikan, maka urutannya seperti berikut :
1s
2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p … dan seterusnya.
Untuk
meningkatkan pemahaman kalian, maka kira-kira seperti berikut pengaplikasian
azaz Aufbau untuk menkonfigurasikan suatu atom.
·
Contoh soal.
Konfigurasikan
atom 11Na dengan berlandaskan azaz Aufbau!
Maka,
jawabannya : konfigurasi 11Na
yang sesuai dengan azaz Aufbau adalah 1s2 2s2 2p6
3s1
2.
Aturan Hund
Pencetus
azaz ini ialah Frederick Hund. Menurut hund, aturan pengisian electron adalah
sebagai berikut :
-
Pengisian orbital yang mempunyai tingkat energi sama harus sedemikian sehingga electron
sebanyak mungkin tidak berpasangan atau menyendiri
-
Jika dua elektron atau lebih yang tidak berpasangan maka energi terendah adalah
bila semua spinnya sejajar atau searah. (Ramadani, 2016)
Jadi,
untuk memudahkan pemahaman teman-teman sekalian, berikut ilustrasi pengisian electron
menurut kaidah hund :
nah, pada gambar dibawah ini jelas sekali teman-teman, pengisian elektron itu dimulai dari elektron yang bernilai spin positif. setelah orbital penuh dengan elektron bernilai spin positif, maka akan dilanjutkan kembali pada elektron yang bernilai spin negatif untuk mengisi diagram orbital.
3.
Larangan Pauli
Pauli
mengemukakan bahwa tak akan bisa dua buah electron dalam atom memiliki empat
bilangan kuantum yang sama. Dengan kata lain, ketika dua buah electron dalam
sebuah atom memiliki 3 bilangan kuantum yang sama, maka bilangan spin keduanya
tak boleh sama. Sehingga, menurut larangan ini bilangan kuantum spin memiliki 2
nilai, yakni +1/2 dan -1/2.
Larangan
ini menjadi landasan kuat mengapa sebuah orbital hanya dapat diisi oleh 2 buah electron
saja. Ini dikarenakan ketika ada atom ketiga dalam orbital, maka aka nada kemungkinan
persamaan empat bilangan kuantum pada electron diatom. Dengan demikian, maka electron
selalu berjumlah dua kali lipat dari orbital.






👍👍👍
BalasHapusGooddd jobb
BalasHapusMantul³
BalasHapusMantap kak
BalasHapusMantul
BalasHapus👍👍👍👍👍
BalasHapusBaguss kakk
BalasHapusBaguss, sangat bermanfaat kakak👍🏻
BalasHapusMantep kak👍
BalasHapusKeren kk
BalasHapusNiceee
BalasHapusniase kak
BalasHapus